Ingat saya
Cover



penulis : Tria Ayu K
dibuat : Tuesday, 05 December 2017 10:17 am
diubah : 2 hari yang lalu
vote cerita :
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5 (1 votes, rata-rata: 5.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Waktu untuk Berani

SINOPSIS

Shana tidak bisa menjalani hari-harinya tanpa rasa cemas.

Jika bisa, ia ingin bergelung seharian di kamar, membaca novel atau menggambar, menonton televisi, atau tidur seharian. Omelan Mama dan wajah datar Papa, membuat batin Shana bertanya, ia salah apa lagi hari ini?

Dunia luar lebih membuat Shana cemas. Ia selalu menduga orang lain berpikiran negatif tentangnya.

Di sekolah, tak ada yang tertarik bergaul dengan Shana, kecuali untuk memanfaatkan kelemahannya. Seperti Maggie and the gank.

Maggie membuat Shana terjebak dalam hukuman yang menyebalkan: membersihkan aula sekolah yang luasnya 4x lapangan basket, dan terletak di lantai tiga, selama tiga hari berturut-turut, seusai bel pulang berdentang!

Bagi Shana tak begitu masalah, sepanjang ia melakukannya sendirian.

Tapi tidak. Ada cowok dari kelas XII yang harus menjalankan hukuman yang sama.

Gotra. Cowok tengil, yang level jailnya sanggup membangunkan macan tidur di kepala Shana.

Untuk pertama kali dalam hidupnya, Shana bisa menyuarakan kemarahannya. Hanya pada Gotra.

Sialnya, di hari terakhir hukuman, keteledoran penjaga sekolah membuat mereka berdua terkunci di ruang aula. Sementara, esok dan lusa libur.

Di aula yang sepi dan gelap, keduanya dipaksa untuk berdamai. Juga berdamai dengan masa lalu–yang sedikit demi sedikit terungkap–yang menyebabkan Shana menjadi pencemas, dan Gotra bandel nggak ketulungan.

Malam itu, mereka berjanji, sekeluarnya dari aula, mereka akan saling mendukung, untuk lebih berani menghadapi hidup dan menjadi manusia yang lebih baik.

Dalam rentang waktu yang singkat, dengan Gotra di sampingnya, hidup Shana terasa lebih menyenangkan.

Shana pikir, ia berhasil. Shana optimis akan bebas dari rasa cemas.

Tapi kemudian Gotra pergi….



   0 komentar     |        205 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama