Ingat saya
Cover



penulis : Fitria
dibuat : Thursday, 14 March 2019 5:35 pm
diubah : 1 minggu yang lalu
vote cerita :
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5 (1 votes, rata-rata: 5.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Tunjuk Satu Bintang

SINOPSIS

Di mana-mana ada darah. Di dinding, meja, juga lantai, di mana tubuh Papa dan Mama tergolek dalam kubangan berwarna merah pekat. Batok kepala Papa yang menganga, memperlihatkan isi otak yang terus mengeluarkan darah kental berbau anyir memuakkan. Papa sama sekali tak berkutik. Sementara tangan Mama terus menggapai-gapai ke arah batu bermandikan darah berukuran sekepalan tangan. Tangan kiri Mama menutupi beberapa lubang di dada yang juga banjir oleh darah. Wajah Mama nampak sangat kesakitan.

Di kolong ranjang, aku terus membisu, menahan napas dengan jantung menghentak-hentak menyesakkan dada. Peluh kengerian serta air mata sejak tadi merembes pelan di pipi. Mulut kubekap rapat agar tak menimbulkan suara isak tangis. Mata ini terus menatap ngeri kaki makhluk bertopeng. Tiba-tiba, makhluk itu merunduk lalu menodongkan senjata api ke arahku. Tiba-tiba, lampu padam.

Gelap.



   0 komentar     |        20 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama