Ingat saya
Cover



penulis : insan karyadi
dibuat : Tuesday, 21 November 2017 11:05 am
diubah : 7 bulan yang lalu
vote cerita :
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, rata-rata: 0.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Telaga Bening

SINOPSIS

Sinopsis Novel

Novel Telaga Bening (NTB) mengungkap kisah perjalanan seorang mahasiswa semester akhir yang terancam dropout. Gantar sama sekali tidak bodoh. Ia cuma beda dengan mahasiswa kebanyakan. Idealisme kental banget. Ia tidak pernah tanggung-tanggung dalam melakukan sesuatu. Termasuk memilih judul dan objek kajian untuk skripsinya.

Eh, ada juga sih masalah perempuan. Ia benar-benar tergila-gila pada seorang perempuan cantik. Namanya Karinti, penari etnis asal sebuah desa budaya di Lombok Timur. Justru dari sinilah kisah itu bermula. Di awal kisah diceritakan Gantar sedang gelisah menunggu penampilan Karinti di panggung sebuah hotel berbintang. Keindahan pantai Senggigi dan penataan panggung yang megah juga menambah daya tarik.

Di panggung itulah  perkenalan eksotik terjadi. Tanpa nama,  tanpa alamat, bahkan tanpa kata-kata. Gantar yang terpukau ternyata mampu memukau Karinti dengan kepiawaiannya memainkan musik etnik Sasak, terutama suling belo. Gantar juga mampu mengimbangi kegemulaian Karinti dalam tari berpasangan yang improfisasif.

Pertemuan kedua justru membuat Gantar mengasingkan diri di sebuah desa terpencil. Pelarian yang mempertemukan Gantar dengan pamannya, seorang mantan tentara yang berjubah, berjanggut, dan bersorban. Gantar terpaksa menapaki dunia lain, dunia masjid. Di sinilah ia tertempa dan muncul sebagai bayi kupu-kupu yang belajar tebang dengan sayap terlalu mungil.

Masjid mengajarinya banyak hal. Juga mempertemukannya dengan beragam watak. Sampai ia menemukan sosok Andang, seorang pemuda pasca sarjana yang shalih dan pintar. Andang menambah wawasan Gantar dalam beragama.

Pertemuan ketiga dengan Karinti adalah bencana, tapi juga solusi bagi masa depan Gantar. Di rumah kontrakan Karinti, ia menemukan Puspakarma, sebuah kisah cinta klasik yang tertoreh di atas daun lotar. Pada cerita romantis antara pangeran bumi dan putri langit inilah Gantar menemukan kembali dirinya dan semangatnya menyelesaikan tugas akhir.  Di sisi lain, sisi gelap Gantar jadi terusik kembali. Ia hidup dalam himpitan dua tembok kokoh, budaya dan agama. Di sinilah Andang sangat berperan.

Menemukan Karinti, Gantar sebenarnya menemukan agama dalam perspektif yang berbeda. Ini jelas mempertajam visi Gantar dalam beragama. Karinti sebenarnya bukan penari biasa. Ia adalah budayawan. Ia banyak tahu tentang budaya Sasak, termasuk Puspakarma yang ternyata sarat makna yang tersembunyi. Simak bagaimana Gantar  bisa menaklukkan Puspakarma dan membawanya ke ruang auditorium, atau malah semakin menggeretnya ke sudut paling gelap yang bernama drop out ! Ikuti juga bagaimana Gantar memperjuangkan cintanya di tengah intimidasi Raden Wirangga, kakak Karinti.

 

Oya, NTB  juga menyuguhkan konflik batin Andang yang diam-diam  memendam rasa pada Fida, sahabatnya yang tomboy tapi cerdas. Fida yang mengalami distorsi besar dan akhirnya berhijab karena kekaguman dan cinta dalam diamnya terhadap Andang. 



   0 komentar     |        149 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama