Ingat saya
Cover



dibuat : Friday, 27 April 2018 4:34 pm
diubah : 3 bulan yang lalu
vote cerita :
2 votes, average: 4.50 out of 52 votes, average: 4.50 out of 52 votes, average: 4.50 out of 52 votes, average: 4.50 out of 52 votes, average: 4.50 out of 5 (2 votes, rata-rata: 4.50 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Senyum

SINOPSIS

            Namaku Senyum. Aku pernah tinggal di negeri Caci. Yang mana gunung-gunung tetap teguh memberi. Laut senantiasa luas mengayomi. Sedangkan, manusia-manusianya kebanyakan gemar mencaci maki. Cacian menjadi hobi kegemaran sehari-hari. Seperti memakan sepiring nasi.

            Mereka tanpa sadar, asyik mengotori suksma. Menebarkan lara yang menyelebungi jiwa. Inikah yang dinamakan kebutaan akan asmara ? Lukisan surga, kini terburamkan oleh cerca. Sang asmara enggan untuk datang sekedar menyapa. Dikarenakan sang kala,telah menjadi penguasa di tahta jiwa.

            Sewaktu kecil, aku seringkali mendengar cerita dari para tetua. Katanya mereka, negeri ini sudah sekian lama terkenal dengan keramahannya. Manusia-manusia penghuninya, menggenggam erat kesopanan dan tatkrama. Suka membantu sesama, mendarah daging menjadi nafas mereka.

            Kini, aku tersenyum-senyum sendiri mengingat dongeng ini. Apakah yang mereka ceritakan hanya sekedar imajinasi ataukah manusia saat ini yang sudah terdegradasi ?

            Suatu ketika, terbersit keinginan di benakku dan keempat temanku untuk mendaki. Mendaki gunung kedunguan. Sebuah gunung yang dipenuhi dengan misteri. Beredar mitos, bahwa barangsiapa yang mendaki kesana akan menjadi dungu sepulangnya.

            Kami memutuskan pergi kesana karena menghendaki terkena tulah dari sang gunung. Kami ingin menjadi dungu. Hanyut meresapi akan kedunguan diri. Daripada sibuk berbuat dungu tanpa henti.

            Aku akan menceritakan kepadamu dengan apa adanya. Di atas kanvas kertas ini, akan ku lukiskan untaian kata kata. Untuk mengajakmu pergi ke gunung Kedunguan bersama sama, jika kamu belum mati !



   2 komentar     |        123 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :
onlysa
April 27, 2018, 8:00 pm

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama