Ingat saya
Cover



penulis : seruni unie
dibuat : Sunday, 20 May 2018 9:15 am
diubah : 1 bulan yang lalu
vote cerita :
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, rata-rata: 0.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

SAJAK KECIL DARI UBUD

SINOPSIS

Normal
0

false
false
false

MicrosoftInternetExplorer4

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0cm 5.4pt 0cm 5.4pt;
mso-para-margin:0cm;
mso-para-margin-bottom:.0001pt;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:10.0pt;
font-family:”Times New Roman”;
mso-ansi-language:#0400;
mso-fareast-language:#0400;
mso-bidi-language:#0400;}

SAJAK KECIL DARI  UBUD

               

1/

Sepulang dari Ubud, sebuah sajak diam-diam bersujud. Memohon malam, agar tak melanjutkan kecentilan

Pada langit nikotin, pada senyum maskulin

Biar saja angin berhembus elegi dan memilih sakit jiwa, sebagai akhir cerita

Sebab aku tahu, tak baik menandur kisah dimatamu

2/

Pada anomali perhatianmu, kata-kata memilih pingsan. Tanpa pernah ingin siuman. Lalu menemui pagi dalam warna sepi. Sementara malam hanya berisi tandus kenangan. Tentang perempuan dan langkah yang henti istighfar.

3/

Kelak, aku akan melupakan semua. Jernih udara di pulau dewata pula lembab matamu yang menyimpan bijaksana. Kau tahu ? disana aku ingin terus hidup. Menikmati rasa kuyup.

Sekalipun fana pun dalam metafora belaka.

         Ubud, 2017

 

 

 

: Di muat Banjarmasin Pos, 24 Maret 2018

 

 

 



   0 komentar     |        31 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama