Ingat saya
Cover



penulis : kutubuku_2
dibuat : Friday, 30 November 2018 12:14 pm
diubah : 1 minggu yang lalu
vote cerita :
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, rata-rata: 0.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

RESTA – THE CONQUEROR

SINOPSIS

Dentuman bass-nya menggema mengisi hingga ke sudut sudut ruangan yang penuh sesak orang berjingkrak – jingkrak mengikuti irama yang di bawakan oleh DJ cantik nan sexi.

Tak terkecuali Rendra yang juga tengah asyik meliuk liukan tubuhnya di antara tubuh wanita – wanita sexi yang entah ia sendiri nggak kenal.

Sebuah club malam di kawasan ibukota sengaja ia jadikan sebagai tempat pelarian dirinya dan teman temannya.

Biasa.. horang kaya…

Oi,oi, biasa aja.. jangan kaget begitu…

Kegiatan semacam ini bagi kita sudah biasa, 
Setelah seharian, semingguan, sebulanan di sibukkan dengan kerjaan.

ya.. Anggap aja kita sedang refres otak biar nggak aus karena keseringan di pakai.

So, nikmatin aja men…

Rendra memagut kasar bibir wanita yang tengah bergoyang di depannya saat ini.

salah satu teman kencannya dari sekian banyak wanita yang ia kencani.

Dan rendra baru saja berkenalan dengannya sejam yang lalu.

di tempat itu biasanya Rendra dan teman temannya mencari mangsa.

Meski tak se ekstrim kawan kawannya yang sekali dapat langsung hajar di kamar. 

Rendra termasuk laki-laki pemilih dan tak gampangan, ia lebih suka main aman dan wajar – wajar saja Sebab ia lebih takut sakit lalu jadi jelek ketimbang harus memuaskan hasratnya dengan wanita manasaja.

Rugi!

Namun, tabiat jeleknya adalah tak cukup mengencani hanya dengan satu wanita.

Kata pisah, putus, break,bosen dan entah apalagi- udah jadi muntahan mulut rendra sehari -seharinya.

Dan buat para wanita yang menyukainya harus siap untuk mendapatkan salah satu kata itu.

Itulah yang ia sebut refrest otak menurut rendra. 

Lihat cewek yang seger, sexi, bernafsu melihat dan memuja ketampanan dirinya lalu dengan suka rela memasrahkan tubuhnya.

Bagi rendra semua Tak perlu susah susah untuk sekedar mendapatkan sebuah bibir ataupun bagian tubuh lainnya.

Seperti malam ini,

Namun tiba-tiba ia teringat ucapan salah satu sahabatnya yang paling lempeng hidupnya diantara kita berenam.

Refress otak kok di tempat begituan, Noh.. di pantai ‘Nae’ atau di kebun raya bogor lihat yang ijo – ijo biar seger mah…

Kampret sialan! Lu anak siapa sih? Umur lu berapa? Masa perlu gue ajarin juga..? 
Nih, denger ya…yang Seger dalam otak gue itu beda dengan seger dalam imajinasi lu. Paham!!

Apanya yang beda?

Ah sudahlah, sana balik kandang nggak usah lembur lagi malam ini, kantor di tutup! Tar emak lu nyariin.

Ah..nggak asyik lu Nae…

Sekali lagi lu panggil gue dengan kata itu. Gue lempar pake botol  marjan, Lu!

Auu… Atut eike boo.. mending eike kabur aja deh kalau begityuu ….

Gih, sana minggat. Dasar banci jadi – jadian. Gangguin kesenangan orang aja.

Awas lho, kena karma mampus Lu ‘Nae, karma is real.

Klontang…klontang….

Sebuah botol kaleng kosong terlempar juga untuk mengusir banci jadi jadian itu.

Entah karena apa, bibirnya mengulas senyum.

Kata karma masih jelas terngiang – ngiang di telinga Rendra, bahkan ketika dirinya tengah mencium seorang wanita

Karma? Bulshit!

Nae kembali mencium gadis itu,

Ralat – rendra kembali mencium gadis itu. Semakin dalam dan semakin liar.

Tangannya mulai menjelajah setiap jengkal tubuh sexinya.

Hingga tertangkup olehnya payudara yang melebihi kapasitas genggamannya.

Wow!!! King size. Really??

Rendra mulai memainkannya, Tak peduli setan jin, genderuwo sekalipun.
Ia terus menjamah meremas dari balik bluse yang dikenakan wanita itu hingga ia melenguh meminta lebih.

Dan ketika kata memohon terucap, maka rendra akan menendang  gadis itu dengan kata – kata khasnya. 
‘kau tidak cukup cantik untuk membuat sang pangeran terbangun dan bernafsu’
Pergilah!!

Semudah itu, ia mencampakkan seorang wanita.

 

Lalu akan mencari wanita lain hingga bosan kemudian memutuskan untuk pulang.

Dan apakah selamanya Rendra akan seperti itu, tidak takutkah dirinya akan sebuah “karma??!

dan sampai kapan dirinya bertahan dengan segala macam tabiat buruknya itu??!!

Ini bukan tentang Rendra dengan segala macam kegilaannya.

Tapi ini kisah mereka berdua. Rendra dan Resta



   0 komentar     |        35 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama