Ingat saya
Cover



penulis : Chairun Najmi
dibuat : Wednesday, 28 February 2018 12:55 pm
diubah : 3 bulan yang lalu
vote cerita :
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5 (1 votes, rata-rata: 5.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Perfect Princess

SINOPSIS

 Di dunia ini, tidak ada yang dapat menyangkal kalimat; Sang penguasalah pemenangnya. Yeah… seperti sekarang, tidak ada seorang murid atau penghuni SMA Bima Sakti yang menolak apa lagi membantah kalimat keramat yang sejak dulu telah tertanam dan membumi disana. SMA Bima Sakti adalah sebuah Sekolah menengah atas yang tersohor sejak tahun 1990 di Jakarta. Sekolah kejuruan khusus itu  memiliki banyak kepamoran dan penghargaan dari seluruh masyarakat, terutama orang-orang penting di Negara itu.

            Fasilitas lengkap, mewah dan berkelas milik Bima Sakti yang tidak pernah berada diurutan kedua telah menjadikan sekolah itu sebagai sekolah bergengsi disepanjang karirnya. Hanya orang-orang menengah keatas atau lebih tepatnya kalangan elit saja yang dapat menginjakkan kaki disana. Bukan hanya berniat mencari ilmu, tapi mereka juga mati-matian masuk kesekolah berkelas itu hanya demi sebuah kepopuleran semata. Jika pun ada kalangan menengah, hanya sebatas kaum menengah, karena kalangan bawah tidak akan pernah bisa untuk sekedar menyentuh gerbang sekolah itu. Belum lagi, kaum menengah akan dianggap sebagai para kaum buangan yang tersisihkan. Dan tRaditsi itu selalu ada disepanjang tahun.

            Semakin tahun, Bima Sakti semakin menuai pujian dan prestasi. Hampir seluruh mantan murid sekolah itu mendapatkan kesuksesan yang nyata; ada yang menjadi model, pengusaha, penyanyi, penari ballet dan bahkan penyanyi Internasional. Hingga dengan hanya melihatnya, para bangsawan kaya raya tidak akan berpikir dua kali untuk mendaftarkan anak-anak mereka disana.

            Bima Sakti terletak ditengah-tengah kota, memiliki ukuran besar yang mengagumkan, bahkan tidak ada satu manusia waras manapun yang mau menjelajahi tempat itu dengan berjalan kaki. Tentu saja, dengan ukuran sekolah itu yang melebihi 2 kali lipat lapangan sepak bola; ada 5 buah gedung besar yang memiliki empat lantai pada masing-masing gedungnya, gedung itu digunakan untuk proses belajar mengajar. Delapan Aula pertemuan, sebuah kantor khusus untuk para pengajar, sebuah kantor khusus untuk para petugas keamanan dan dua kantin dengan latar belakang berbeda. Kantin utama digunakan para Darah Biru, begitulah mereka menyebut murid-murid kalangan atas, sedangkan kantin yang satunya, digunakan para Darah Campuran, sebutan untuk murid kalangan menengah yang kerap kali menjadi olokan para Darah Biru.

Bima Sakti dilindungi oleh tembok beton yang menjulang tinggi disekeliling area sekolah hingga tidak akan ada satu penjahat pun yang mau menyusup kesana karena hanya akan mendapatkan kata lelah dan sia-sia. Jika dipandang dari luar sekolah, orang-orang akan berdecak kagum dan tidak dapat untuk sekedar menutup mulutnya karena sekolah itu tak ubahnya seperti sebuah istana kerajaan yang mewah dan elegan dengan desain interior campuran Eropa-Indonesia Modern. Dan jika mereka telah memasuki tempat itu, mereka akan berkata dalam hati, tempat ini adalah surga.

            Tidak ada satu pun sekolah diJakarta yang memiliki Lift dan eskalator didalamnya. Sebuah lapangan bola di dalam gedung sekolah, terletak di lantai satu karena para pria Darah Biru terlalu malas terkena sinar matahari yang merepotkan. Sekolah itu… benar-benar mengesankan.

            Kembali pada kalimat sang penguasalah pemenangnya. Setiap tahunnya, Bima Sakti akan memiliki sosok-sosok murid yang telah berhasil menjadikan Bima Sakti berada dalam genggamannya. Mereka-mereka yang pernah berada di posisi itu berasal dari Darah Biru, memiliki latar belakang keluarga yang disegani dan dipuji, bahkan tidak luput dari para penjilat menjijikkan. Berperawakan sempurna tanpa cacat sedikit pun meski hanya seperti bibir tebal yang tidak sempurna. Beberapa mantan Raja dan Ratu Bima Sakti bahkan telah menjadi selebritis papan atas Indonesia yang tentu saja terkenal karena embel-embel Bima Sakti.

            Biasanya, mereka yang pernah berada di posisi itu hanya akan mengecap kekuasaannya tidak lebih dari satu tahun, karena setiap kali tahun ajaran baru, akan ada murid-murid yang lebih unggul dari pada dia yang sebelumnya. Tapi, hal itu tidak lagi terjadi sejak dua tahun belakangan ini. Sejak seorang gadis dengan latar belakang yang tidak terkalahkan, arogan, sadis, bermulut tajam dan memiliki sebutan sebagai seorang Princess, bukan Ratu seperti mereka-mereka yang sebelumnya. Berperawakan seperti dewi Yunani yang memiliki ketajaman wajah memesona yang tak terkalahkan, lembut seperti seorang Princess yang berada di Dunia Barbie. Tidak ada satu pun murid baru yang dapat menyaingi dan mengambil kekuasaan dalam genggamannya.

            Kirana Evelyn Nugraha, gadis ini berumur tujuh belas tahun, seorang cucu dari Tama Nugraha, pengusaha sukses Indonesia yang memiliki Resort, Hotel, Departemen Store terkenal di Indonesia dan yang lebih penting, pria itu adalah jantung SMA Bima Sakti. Tama dan keluarganya telah menjadi penyumbang dana terbesar Bima Sakti sejak sekolah itu berdiri. Pemilik Bima Sakti dan seluruh orang-orang yang ada didalamnya, tunduk pada Tama dan perintah-perintahnya. Untuk itu, bisa dibayangkan bagaimana besarnya kepopuleran seorang gadis bernama Kirana. Gadis cantik dengan wajah yang tidak sesuai akan sifat mengerikannya, tidak terkalahkan. Wajahnya lembut seperti malaikat, namun banyak yang mengatainya dengan sebutan Iblis betina yang tentu saja disambut Kirana dengan tawa hambarnya.

            Princess adalah panggilan Tama untuknya. Panggilan itu sangat tepat untuk gadis yang memang berperawakan bak seorang Princess disebuah kerajaan. Gadis itu memiliki tubuh yang tidak terlalu tinggi, bahkan tinggi tubuhnya hanya mencapai 155 cm. Wajahnya polos namun tampak tegas, terkadang terlihat sensual ketika wajahnya memerah menahan marah. Kirana juga sangat senang dengan panggilan Princess, yang tidak jarang membuat para Darah Campuran yang selalu menjadi bahan olokannya meradang setiap kali mendengar sebutan Princess karena menurut mereka sama sekali tidak cocok untuknya.

            Dan selama hampir Dua tahun belakangan ini, Kirana adalah satu-satunya penguasa mutlak di Bima Sakti. Sejarah kekuasannya bisa saja dijadikan sebuah buku untuk dipajang di Perpustakaan sekolah agar nanti, saat Kirana keluar dari sana, semua akan tahu siapa seorang Princess Kirana. Gadis yang sulit untuk ditebak sifat dan pemikirannya. Tidak mudah menyebut seseorang dengan kata teman selain Alexa, kakak kelasnya, teman yang memiliki sedikit kemiripan dengan sifatnya namun Alexa masih memiliki sisi manis dibandingkan dirinya. Lalu Rania, seorang guru Theater.

            Dan sekarang, sebuah cerita baru akan kembali mengukir sejarah seorang Kirana, si Princess Bima Sakti.



   0 komentar     |        93 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama