Ingat saya
Cover



penulis : Artemisia
dibuat : Tuesday, 29 August 2017 10:55 am
diubah : 2 bulan yang lalu
vote cerita :
3 votes, average: 3.67 out of 53 votes, average: 3.67 out of 53 votes, average: 3.67 out of 53 votes, average: 3.67 out of 53 votes, average: 3.67 out of 5 (3 votes, rata-rata: 3.67 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Pembunuhan di Penerbangan 1829.

SINOPSIS

 

Setelah terbang selama 8 jam dari Kota Madinah, Pramugari Nining yang bertugas menjadi purser menemukan Haji Ridwan telah meninggal dikursinya. Pria itu  terkulai lemas, kepalanya miring kekiri,bersandar di bahunya, wajahnya pucat pasi, tangannya terasa hangat, namun denyut nadinya sudah tidak berdetak lagi. Dari dalam mulutnya keluar busa yang berbau asam. Disebelahnya duduk istrinya yang pucat bingung dan tak mengerti apa yang terjadi kepada suaminya. Saat itu mereka sedang berada di 42000 kaki menjelajah  langit Kota Medan menuju embarkasi Surabaya. Kapten Ito dan Kopilot Mira yang bertugas di pesawat itu menghubungi menara Medan dan meminta persiapan evakuasi di Bandara Juanda. Ia mengemudikan pesawat Boeing 777-300ER milik perusahaan swasta yang disewa oleh Garuda Indonesia untuk membawa penumpang yang pulang dari berhaji tahun 2017. 

Tim Forensik Polri dan Ambulance telah menunggu di apron ketika mayat Haji Ridwan dibawa turun. Setelah memeriksa tubuh selama tiga jam tim patologi Rs.Polda menyimpulkan bahwa ia telah meninggal karena mengkonsumsi Ricin. Besar kemungkinan Haji Ridwan dibunuh oleh salah seorang penumpang yang saat itu terbang bersamanya dari Kota Madinah. Detektif Arjun, seorang detektif partikelir, diminta oleh Kompol Ardin ditugaskan oleh kepolisian daerah Jawa Timur untuk menyelesaikan kasus itu, bersama Kopilot Mira mereka bertiga harus bertindak cepat menginvestigasi 210 orang yang namanya tercantum di manifest penerbangan dari Madinah menuju Surabaya. Dari data yang mereka dapat 2 orang penumpang telah meninggal karena sakit dan 1 orang meninggal secara misterius. Dikejar-kejar oleh pihak penerbangan yang dituntut oleh perusahaan asuransi, pemerintah Republik Indonesia, Mereka bertiga harus mencari  benang merah siapa yang membunuh Haji Ridwan. Hal itu yang menuntun mereka ke penemuan yang mengejutkan tentang konspirasi, pembunuhan berencana dan sebuah kontrak kerja bernilai ratusan milyar rupiah. Apa sebenarnya motif, tujuan dan harapan pembunuh itu, hal itu akan menyingkap sebuah  transaksi keuangan yang melibatkan seorang petinggi negara. 



   7 komentar     |        186 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :
Felicia Caitlin felicia c.

Looking forward to it! Sinopsisnya kayanya menjanjikan, tapi bab 1nya aga kepanjangan :<

tapi ya, pemeran utamanya cewek, pilot, jadi kayanya menarik juga hehe. ditunggu lanjutannya ^^

November 20, 2017, 12:02 am
Deni Kusuma Deni Kusuma

Untuk sinopsis cukup menarik, terlepas dari panjangnya. Bebas aja sih kalo menurutku. Tapi memasuki cerita, bab 1, sya pribadi gak suka openingnya. Dan isinya pun nggak terkesan bahwa ini cerita misteri, maksudku narasinya. Terlalu ‘remaja’. Dan mohon dirapikan lagi tulisannya.

Rated, biar semangt

September 18, 2017, 11:12 pm
    Artemisia artemisia

    Terimakasih atas saran dan masukannya. :)

    October 2, 2017, 10:54 pm
rufina rufina

lanjutin kakak… aku suka… kayaknya bakal menegangkan!

aku jadiin koleksi ya.
ditunggu kelanjutannya.

September 2, 2017, 6:20 pm
    Artemisia artemisia

    Terimakasih banyak, sukses selalu.

    October 2, 2017, 10:55 pm
Aliezia Chandra Rani [Scapegoat] aliezscapegoat

Saya belajar beberapa hal dari tulisan anda. Dari sinopsis cerita cukup menegangkan saya bisa merasakannya. Untuk BAB satu sepertinya masih belum masuk ke sana, tapi saya suka untuk permulaannya. Lanjutkan saya menantikan ceritanya. 4 dari saya.

August 29, 2017, 11:44 pm
    Artemisia artemisia

    Terimakasih atas saran dan masukannya

    October 2, 2017, 10:56 pm

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama