Ingat saya
Cover



penulis : M Samsul Hadi
dibuat : Thursday, 04 December 2014 8:21 am
diubah : 3 tahun yang lalu
vote cerita :
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5 (1 votes, rata-rata: 5.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Pahlawan Tanpa Tanda Jasa

SINOPSIS

Sebagian dari kita yang notabenya adalah sebagai seorang tenaga pendidik sering kali menganggap bahwa guru adalah sosok manusia mulia, dipredikatkan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Hal tersebut memang benar adanya, guru adalah seorang figur yang patut ditiru dan digugu, juga sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Seharusnya bangsa kita memberikan penghargaan tertinggi kepada mereka, bahkan didalam agama Islam sosok seorang guru sangatlah mulia. Siapa yang bertidak tidak sopan dan merndahkan derajat seorang guru Allah pun akan memberikan peringatan kepadanya. Namun marilah kita sejenak untuk menginstropeksi diri, apakah benar tugas kita di lembaga pendidikan dari pagi hingga siang bahkan ada juga yang hingga sore  adalah benar telah menjadi guru yang menjalankan keriteria dan tujuan seorang guru. atau jangan-jangan kita hanyalah bertindak sebagai biduan yang membacakan buku-buku tentang materi pelajaran atau sekedar memberikan tugas kepada peserta didik. Tidak ada proses transformasi ilmu dari kita sebagai guru yang diberikan kepada siswa dan siswi yang sesuai dengan fungsi dan tujuan sebagai guru.

 

Didalam agama islam sendiri guru atau tenaga pendidik dapat diartikan sebagai murabbi, muallim atau muaddib. Kata murabbi berasal dari kata rabba yurabbi, kata muallim adalah isim fail dari allama yuallimu sedangkan kata muaddib berasal dari addaba yuaddibu. Yang kesemuaanya memiliki tujuan yang sama yaitu untuk membimbing murid dan meberikan contoh keteladanan yang baik. Sedangkan secara umum jika didalam kelas guru adalah seorang instruktur atau pembimbing suatu proses pembelajaran bagi peserta didik agar mampu memperoleh dari tujuan pembelajaran. Persoalannya adalah, bagaimana cara kita agar bisa menjadi tenaga pendidik yang mampu mengantarkan siswa dan siswinya agar mampu mencapai tujuan belajar. Hal ini tentu sangat berkaitan dengan karakteristik dari watak dan jiwa seorang guru itu sendiri. Imam al-Ghozali juga telah memaparkan didalam kitab Ikhya Ulumuddin tentang bagaimana sebaiknya seorang guru. Diantaranya adalah sebagai berikut .

 

Pertama, seorang guru harus memiliki belas kasih kepada anak-anak yang belajar dan memperlakukan mereka seperti anaknya. Kedua, guru harus memposisikan dirinya sebagai pewaris ilmu Nabi. Ketiga, guru sebagai penunjuk jalan dan pembimbing keagamaan murid.Keempar, guru mampu mencegah murid dari ahklaq buruk dengan jalan sindiran. Kelima,menghormati kode etik guru. Keenam, harus memahami tingkat perkembangan intelektual murid. Ketujuh, harus mampu mengamalkan ilmu. Kedelapan, menyampaikan ilmu dengan jelas.

 

Itulah kriteria atau syarat sebagai seorang guru menurut Imam al-Ghozali dalam kitab Ikhya Ulumuddin. Begitu juga didalam kitab-kitab yang lain, kita sering menjumpai sesuatu yang hampir mirip dengan apa yang telah disampaikan oleh beliau. Pada intinya adalah, mereka yang pantas menjadi dan diaanggap sebagai seorang guru adalah mereka yang benar-benar memiliki ilmu dan mampu mengimplementasikan dalam kehidupan sehari-hari. Sehingga dapat ditiru oleh peserta didiknya dan hingga pada ahirnya ilmu tersebut dapat menyelamatkan kita dari kesusahan baik itu didunia maupun akherat. Setelah kita memahami bagaimana sebaiknya menjadi seorang guru, masih pantaskah pribadi kita ini disebut sebagi seorang guru. Jika kita belum mampu menjadi guru dengan seutuhnya yang memiliki kreteria dan ahhlak baik. Maka kita tidak dibenarkan untuk menuntut hak-hak sebagai guru, dan kita juga bukan sebagai pahlawan tanpa tanda jasa. Karena sesungguhnya guru yang sejati itu secara tidak langsung akan memperoleh penghargaan derajat mulia.



   0 komentar     |        555 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama