Ingat saya
Cover



penulis : Tri Pras
dibuat : Friday, 29 June 2018 5:04 pm
diubah : 5 bulan yang lalu
vote cerita :
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, rata-rata: 0.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

NADA ASA SEORANG ANAK

SINOPSIS

Nada itu indah mengalun begitu merdunya,semerdu dentingannya sesaat setelah kau memetik dan membunyikannya.Saat ini semuanya telah sedikit berbeda dari nada tinggi telah ke nada rendah.Segalanya tak terasa terlewat begitu mudah,tak sangka dan tak pernah ku duga,hari dimana cepat berganti,kubertemu orang-orang hebat disekitarku.Ku sangat bersyukur atas semua yang telah kualami ini.Rinduku tak tebendung lagi.Sahabat karibku pergi satu per satu.Seolah,seperti kelopak bunga yang mulai hancur gugur satu per satu karena termakan oleh waktu yang silih berganti.
   Hampir satu per satu impian dan harapan ku terwujud,aku tak pernah ingin diam saja untuk mengejar semua mimpi-mimpiku.Mimpi itu gratis.Mimpi itu mahal harganya.Siapa sangka hanya dengan bermodal kau bermimpi kau kelak kan jadi milarder terkemuka.Mimpi adalah satu-satunya hal yang kan membuat hidupmu lebih indah.Bukan hanya sekedar mimpi buruk,tapi mimpi yang benar-benar mimpi.
 3 tahun dengan cepatnya hampir tiba dimana kereta yang membawaku selama tahun – tahun itu hampir tiba distasiunnya.Selama waktu itu,aku telah belajar banyak didalam gerbongnya. Diremehkan.Dicaci.Dibuli.Tak kadang tidak ada teman dan hanya sendirian.Semuanya itu sudah kuanggap angin lalu.Mentalku sudah baja,bukan lagi perunggu atau kuningan yang bisa rapuh di kelak kemudian hari.
  Membayangkan kembali dimana aku dilahirkan.Aku kecil dengan segala keterbatasan ekonomi yang ada.Tak sering minum susu.Tak jarang makan enak.Dan tak pernah tau apa itu yang namanya bahagia.Yang ku tahu hanyalah bagaimana melembarkan seulas senyum dan tawa palsu ketika bergurau.Sudah cukup bagiku menyenangkan seorang teman dengan seulah senyum.Bagaimana tidak bila seorang teman bercanda,kita cemberut.Tidak lucu bukan ?
   Masa kecilku berisi banyak amarah.Diomel.Dihajar.Tak jarang dipukul.Sampai sekarang pun aku masih belum yakin kakak tiriku menerimaku.Sejak kecil aku hidup bersama kedua orang tuaku.Mereka baik sekali kepadaku.Ayahku adalah seorang duda yang pernah cerai dengan istrinya dan meninggakan seorang anak lelaki yang ku sebut kakak tiri.Ibuku adalah seorang janda yang ditinggal mati suaminya,akibat dari sebuah kecelakaan tragis yang menimpanya.Ia pun meninggalkan 2 orang putri dari suaminya.Ayahku dan ibuku bertemu,hingga disuatu hari mereka mengikat janji cinta mereka ke pelaminan.Dan lahirlah aku dan adik putriku sekarang.Kecil lampau,aku TK.Setiap hari aku sudah harus berjalan sejauh 2 kilometer untuk sampai ke TK.Dan itu ke tempuh sendirian.Aku semangat menjalani hariku.Aku tidak mau putus asa dan menyerah dengan hanya itu.
   Waktu begitu cepat berlalu,aku tiba dibangku SD.Aku hadir dengan apa adanya diriku.Tapi yang ku terima ditempat itu,hanyalah pertanyaan dari orang – orang disekitarku.Ada apanya dirimu ?.Aku tidak punya teman disana.Hingga ku kelas 4.Tuhan menjawab doaku.Dihadirkannya 3 orang teman yang baik untukku.Mereka begitu sayang kepadaku.Aku sangan mencintai dan merindukan mereka.Sampai sekarang.
   Bangku SMP pun tiba.Aku masuk pertama kali di sebuah sekolah negeri.Disana untuk hari pertama masuk masih biasa.Hari kedua masuk sudah mulai tidak enak rasanya.Hari ketika aku merasa tidak nyaman dan aku memutuskan untuk keluar dan pindah sekolah.Lagi – lagi karena dibuli dan dihindari oleh teman – temanku.Tapi aku yakin satu hal.Tuhan tidak tidur.Dia tidak akan pernah memberika cobaan yang melampai batas umat yang setia akan Dia.Singkat cerita,aku pindah ke sebuah sekolah menengah pertama swasta di daerahku.Selama 3 tahun aku menuntut ilmu disana.Ku jalani hariku dengan segala beban hidupku.Ku buktikan kepada mereka semua bahwa aku mampu bersaing dengan mereka semua.Ku buktikan bahwa aku bisa menuliskan namaku di histori sekolah itu.Aku mampu lakukan itu.
   Sekarang aku sudah duduk di bangku SMK.Jenjang dimana aku sebelumnya tak pernah menyangka dapat menempuhnya.Aku tak yakin tadinya bisa masuk dan bersaing didalamnya.Tapi satu hal lagi yang masih buatku mampu menjalaninya.Mimpi.Tekat.Dan harapanku masih banyak.Aku tidak pernah sangka akan masuk ke jenjang SMK karena kedua orangtuaku adalah golongan ekonomi ke bawah.Aku hanya bisa berdoa dan berdoa.Sekali lagi,Tuhan tidak tidur.Dia mengabulkan segala keinginan dan harapanku.Aku mencoba tekun dan berusaha untuk memberikan yang terbaik disana.
   Segalanya begitu cepat berganti dan berganti menjadi hal baru yang kita lihat.



   0 komentar     |        98 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama