Ingat saya
Cover



penulis :
dibuat : Saturday, 03 March 2018 8:48 am
diubah : 9 bulan yang lalu
vote cerita :
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, rata-rata: 0.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Misteri Masa Depan

SINOPSIS

Cahaya menembus malam menjadi pagi

Jarum jam mati suri dalam satu detik

Ketika itu,

Entah apel terjatuh atau menjatuhkan diri

yang jelas suka dan duka masih mengantre pada loket waktu

 

Jari ini belajar mencintai debu

Saat rerintik hujan bertransmigrasi

Bersalaman pada cermin si obyek mati

Apa namaku pantas terpatri pada cerminmu kelak?

Apa namamu pantas terpatri pada cerminku kelak?

yang sekarang masih melukis simbol tanya,

Pada kuas jari dengan cat debu berpadu rerintikan hujan?

 

#Ssy

#3 Maret 2018

 

Sebenernya setiap puisi pinginnya aku kasih maknanya pada tiap post.. tapi ada saat aku ngerasa lebih baik readers mengartikan sendiri barangkali punya imajinasi yang berkelibat lebih dahsyat daripada penulisnya ketika membacanya (duilehh..).

Tapi itukan cuma terkadang. Di sisi lainnya terkadang aku juga mau jelasin maksud puisi aku soalnya kadang berpikir ga nutup kemungkinan readers belum paham maksud puisinya karena aku keasyikan mengaduk paduan kosa kata aku sendiri.

Kalo ini puisinya tentang sepasang jodoh yang masih senantiasa mencari satu sama lain. saling memperbaiki diri dan ngerasa apa dirinya saat ini sudah bisa pantas untuk jodohnya kelak. dan apakah jodohnya juga terus memperbaiki diri seperti saat ini sedang dia lakukan. yah kira-kira seperti itu.

Kemudian makna itu aku analogikan pada sebuah cermin kaya anak ala” sekarang gitu loh yang suka ngukir nama doinya di kaca kalo lagi hujan pake jemarinya. nah sepasang jodoh ini karena saling menanti dan jodohnya masih menjadi misteri, yang dia ukir simbol tanda tanya.

(Btw ini maap” ya jelasinnya alur maju mundur, hehe) kalo bait pertama itu kaya ngejelasin tentang waktu aja sih yang seiring berjalan dalam hari-hari yang masih sepasang jodoh itu lalui dalam penantiannya. kaya malam menjadi pagi karena bersinarnya matahari (baris pertama), jarum jam yang bergerak tiap satu detik (jadi kaya mati suri tiap satu detik wkwk apalah ssy πŸ˜…. terus itu kaya ada misal sepasang jodoh itu menjadi sebuah apel kadang kan jatuh (kaya banyak cobaan hidup) kadang jatuhkan diri (saat-saat lelah atau menyerah karena sedang kehilangan sinar hidup) yaa di tengah suka duka kita waktu masih berjalan kan (bait pertama baris kelima)

 

Lebih bosen gasih kalo dijelasin? Kira-kira pas kalian pertama x baca ngeh sama maksud ssy sebenarnya gak?? wkwk yaa orang punya imajinasi sendiri sih soalnya kan imajinasi ibarat langit gaada tiangnya. Pokoknya inti penyampaian puisi itu seperti itu ya teman-temankuh πŸ˜œπŸ‘Œ

 

Yuhuuu terima kasih sudah membaca! 😊



   0 komentar     |        204 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama