Ingat saya
Cover



penulis : Dindin Thabita
dibuat : Wednesday, 16 May 2018 3:01 pm
diubah : 6 hari yang lalu
vote cerita :
2 votes, average: 5.00 out of 52 votes, average: 5.00 out of 52 votes, average: 5.00 out of 52 votes, average: 5.00 out of 52 votes, average: 5.00 out of 5 (2 votes, rata-rata: 5.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

LOVELY KARENINA

SINOPSIS

Karenina Ara adalah gadis blasteran Indonesia-Jepang-Yunani yang berkuliah di jurusan Designer Paris. Dia gadis yang ceria, periang dan lincah seperti kupu-kupu. Selama bertahun-tahun tinggal di Paris namun mempunyai aksen yang buruk terhadap bahasanya.

Diawali dengan sebuah lukisan gadis cantik berambut panjang yang dikaguminya di sebuah galeri seni di Paris, Nina bertekad menemukan sang pelukis untuk mencari tahu keberadaan gadis di dalam lukisan karena Nina sedang mencari seorang model untuk memperagakan gaun rancangannya untuk ujian akhir.

Pencariannya berakhir pada sebuah apartemen studio di pinggiran kota Paris, sang pelukis yang pendiam dan dingin, seorang pria Indonesia yang seakan menyelubungi dirinya dengan selimut ketidakpeduliaan. Sang pelukis dengan ketus menolak permintaan Nina untuk mengetahui keberadaan gadis yang dilukisnya.

Namun Nina pantang menyerah dan terus mencari cara agar bisa bertemu sang gadis dan akhirnya membuat dirinya kerap kali menjumpai sang pelukis.

Nina terpesona dengan sang pelukis. Ketika dia mengetahui arti si gadis dalam lukisan bagi sang pelukis, dia bertekad membuat sang pelukis tersenyum dan menatap utuh dirinya. Tanpa masa lalu kesedihan yang selama ini melingkupi sang pelukis.

Ali Rasyid memutuskan untuk meninggalkan Indonesia dan hijrah ke Paris sebagai pelukis. Meninggalkan pekerjaannya sebagai reporter dan tak lagi menyentuh kamera. Dia tak pernah lagi tersenyum sejak kekasih yang dicintainya meninggal akibat leukimia. Dia menutupi diri dan hatinya, bersembunyi di balik lukisan sendunya dan masker yang menjadi ciri khasnya.

Berada di Paris yang merupakan tempat kenangan terakhirnya bersama Natalie, membuat Ali melukis sosok Natalie yang ada di benaknya. Dia menolak segala bentuk apapun yang ingin memasuki hidupnya.

Tetapi seorang gadis muda secara tiba-tiba mendatanginya dan memohon untuk dipertemukan gadis yang dilukisnya. Ali mencoba mengabaikan gadis itu namun gadis itu semakin ingin bertemu dengannya, mencoba mendobrak selimut dingin yang melingkupi hatinya dengan senyumnya yang secerah matahari yang menghangatkan sanubari Ali. Perlahan benak Ali dipenuhi gadis tersebut, merasa kehilangan saat gadis itu tak ada di sekitarnya. Saat muncul sosok lain yang menginginkan gadis itu, Ali menyadari bahwa dia kembali jatuh cinta dan tak ingin kehilangan lagi.

“Aku cinta padamu, Mas. Pandanglah aku, aku bisa membuatmu tersenyum, sama seperti dia yang pernah mencintaimu.” Karenina Ara. 

 



   0 komentar     |        52 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama