Ingat saya
Cover



penulis : adityaryp
dibuat : Saturday, 17 February 2018 11:06 pm
diubah : 9 bulan yang lalu
vote cerita :
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, rata-rata: 0.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Kepala Kedua

SINOPSIS

Ya ampun, itu saldo tabungan atau kode pos?

Angka-angka itu adalah sesuatu paling benar dan menjelaskan cukup banyak tentang diri gue. Sedetik kemudian gue diseret untuk menghadapi kenyataan. Kepala gue langsung pertanyaan paling krusial tentang masa depan, mau jadi apa? Waktu kecil, Mama pernah bertanya:

 

“Abang kalau udah gede mau jadi apa?”

“Jadi Anjasmara.”

Mama nggak pernah bertanya lagi. Sampai kemudian umur gue jalan dua puluhan dan harus memutuskan secepat mungkin. Meski pekerjaan yang gue harapkan gagal gue dapatkan. Meski ada pertanyaan dan pernyataan yang setiap hari gue cemaskan. Meski gue nggak mengenali diri gue sendiri.

Apa ini salah? Apakah kegagalan dan kegelisahan ini bagian dari kesalahan? Atau semua ini cuma prosedur kehidupan usia duapuluhan? Kita harus membias diretas identitas.

Tangan gue bergerak sendiri merogoh ponsel di saku celana. Ia mengetikkan pesan untuk seseorang, ‘Tante, saya mau terima pekerjaan itu.’ Setelah pesan itu terkirim, gue merasa kosong.

 

***

 

Cerita ini tentang Emir yang sedang menjalani fase hidup paling penting; quarter life crisis.



   0 komentar     |        447 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama