Ingat saya
Cover



penulis : dewilinggasari
dibuat : Tuesday, 30 May 2017 10:25 am
diubah : 1 tahun yang lalu
vote cerita :
1 vote, average: 4.00 out of 51 vote, average: 4.00 out of 51 vote, average: 4.00 out of 51 vote, average: 4.00 out of 51 vote, average: 4.00 out of 5 (1 votes, rata-rata: 4.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

K A P A K –Kisah Seorang Anak Asmat–

SINOPSIS

*Kapak adalah sebuah Catatan Etnografi, tentang kekerasan yang terjadi atas tiga orang istri kepala perang di Buetkuar, sebuah  kampung nun jauh di sana, di Wilayah Asmat. Suatu kehidupan sederhana yang jauh dari fasilitas PLN, Telkom, pasar, rumah sakit, dermaga, landasan pacu, dan bangku sekolah. Kasus kekerasan adalah riel dengan latar budaya serta keyakinan masyarakat setempat –hutang darah, bayar darah, hutang gigi, bayr gigi ….

 

P R O L O G

Dalam genggaman tangan yang legam, bersimbah peluh, dan gemetar, kapak besi itu berlumuran darah. Dengan amat perlahan genggaman tangan itu terlepas. Tanpa suara sedikit pun kapak itu segera tersandar ke dinding. Sesuatu telah terjadi! Sebuah napas berat terdengar memenuhi seisi ruangan dalam rumah panggung itu. Dan sepasang mata nyalang milik seorang anak manusia yang terluka menatap lurus ke depan, seolah ingin menembus dinding gaba-gaba yang menjadi batas pandang.

“Seorang anak Asmat harus berani membuktikan keberanian, apa pun yang akan terjadi setelah itu…” suara itu terlontar dari bibir yang menggigil, seolah bisikan yang ditujukan bagi dirinya sendiri. Kemudian suasana di dalam rumah itu kembali diam. Dalam kebisuan yang menggelisahkan dan mendirikan bulu roma, sepasang mata itu seakan menyaksikan kembali gambar-gambar menakutkan yang telah menyalakan bara dendam. Ketika dengan sebuah rintihan yang mengiris sepasang mata itu terkatup, maka gambar-gambar menakutkan itu tak juga hilang, bahkan tampak semakin nyata, bergerak, dan terus berganti-ganti.

Sepasang mata itu pun menjadi basah.




   0 komentar     |        392 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama