Ingat saya
Cover



penulis : syamar
dibuat : Tuesday, 14 November 2017 11:33 am
diubah : 1 minggu yang lalu
vote cerita :
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, rata-rata: 0.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

JALAN TANI: di Bawah Matahari Terbit

SINOPSIS

Shindo-Fuji

| Body and Earth Are Not Two |


Shindo-Fuji adalah satu frase yang kembali populer di Jepang. Frase ini terdiri dari empat huruf, berbunyi “Shin-do-fu-ji.” Terjemahan bebas dari empat huruf ini adalah; Jika diterjemahkan secara langsung, frase ini berarti “tubuh”, “bumi”, “tidak”, dan “dua”. Ringkasnya, tubuh manusia dan bumi adalah bagian yang terpisah.

 

Tubuh manusia terkait erat dengan tanah yang menjadi tempat manusia mendapatkan bahan pangan. Jika satu hal buruk terjadi pada tanah, hal buruk pula yang terjadi di tubuh manusia. Contoh sederhana, penggunaaan bahan kimia beracun yang mengakibatkan rusaknya kesuburan alami tanah akan berujung pada masuknya bahan beracun kimiawi itu ke dalam tubuh manusia melalui bahan makanan dalam bentuk dedaun, batang, buah, biji-bijian, atau umbi-umbian dihasilkan dari tanah tersebut.

 

Karenanya, nilai yang terkandung dalam frase Shindo-Fuji amat berkaitan dengan hidup selaras alam yang kini digadang-gadang warga dunia. Di Jepang sendiri, frase Shindo-Fuji ramai dipakai dalam promosi pertanian organis. Mulai dari membangun semangat swasembada pangan keluarga, hingga membangun hubungan erat antara konsumen dan petani produsen bahan pangan.

 

Saya mengenal frase ini pada pangkal semi. Ketika sesawi liar atau mustard (condiment) dengan bunganya berwarna kuning memenuhi sepetak kecil kebun di Tsurukawa, Machida, kawasan Sub-urban Tokyo. Sembari memetik ujung-ujung bunga untuk dibuang agar pertumbuhan polong-polong yang mulai tumbuh maksimal dan menghasilkan biji sesawi berukuran besar, Yukiko Oyanagi, salah seorang staf pengajar Asian Rural Institute menjelaskan pengertian “Shindo-Fuji”.

 

Penerapannya dalam praktek sehari-hari kemudian lebih banyak saya temui ketika mengunjungi para pelaku pertanian alami maupun pelaku pertanian organis ketika berkeliling beberapa perfektur di Jepang. Shindo-Fuji tak sekadar slogan. Ia menjadi spirit di balik praktik pertanian dan maupun hubungan antara petani dan konsumen.

 

Jalan Tani: di Bawah Matahari Terbit merupakan kumpulan catatan perjalanan menyinggahi sejumlah petani alami di negeri matahari terbit. Ditambah dengan sejumlah catatan lain yang berkait dengan filosofi Shindo-Fuji.



   0 komentar     |        43 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama