Ingat saya
Cover



penulis : Besok Libur
dibuat : Saturday, 16 February 2019 4:06 pm
diubah : 1 bulan yang lalu
vote cerita :
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, rata-rata: 0.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Hasrat Peri yang menggoda

SINOPSIS

 

Anak perempuan ini sifatnya angin-anginan, acuh tak acuh, bersikap masa bodoh….tapi saat ini ia terlihat justru sangat jinak, …seperti merpati

waktu dia menatap orang, matanya kelihatan sayu dan menimbulkan perasaan rawan.

Kembali Dewi Rheena menatapnya, sorot matanya menampilkan semacam perasaan aneh, …. mendadak ia berucap

“Lelaki di tempat ini kebanyakan serupa ayam sayur, lemah , bodoh dan tak berdaya,” ucap putri Dewi Rheena
sambil menatapnya.

“Hampir sepanjang tahun mereka hanya bermalas-malasan, asalkan berdekatan dengan mereka, aku lantas merasa muak akan tetapi engkau … engkau …”

“Aku kenapa?” tanya Jaka indi.

“Engkau seorang manusia yang istimewa, …muda dan tampan, badanmu juga kelihatan kekar dan kuat….

“pandangan Dewi Rheena bertambah sayu, napasnya tiba-tiba menjadi agak memburu. dadanya mulai berombak naik turun mengikuti irama nafasnya….. “

Apa yang ….
kuinginkan, masa belum lagi kau pahami?”

”Sedikitpun aku tidak paham,” sahut Jaka indi

Jaka Indi tahu…. saat seperti ini sikap pura-pura bodoh adalah yang terbaik

Dewi Reena menggigit bibir, “ bgaimanapun ‘Aku juga seorang perempuan,
dan perempuan juga membutuhkan lelaki.

Namun aku … aku sudah beberapa lama tidak punya lelaki, aku……”
Entah sejak kapan pakaian Dewi Rheena sudah jatuh terlepas dari tubuhnya, dan berdiri polos dihadapan Jaka Indi.

Napasnya bertambah terengah, mendadak ia condongkan tubuhnya ke depan dan memegang tangan Jaka Indi .
dengan kuat sehingga kukunya hampir menancap daging tangan Jaka indi.

….Keningnya Dewi Rheena sudah ada butiran keringat, hidungnya kembang-kempis dan tersengal-sengal,

mukanya bersemu merah dan tubuhnya mulai bergetar….

Tapi Jaka Indi tetap tidak bergerak.
Tingkah orang perempuan seperti sudah pernah dilihatnya, yaitu pada saat penuh gairah dan sangat terangsang burulah wajahnya menunjukkan perasaan demikian.

Tapi sekarang Dewi Rheena tidak hanya memegang tangannya saja. tap juga mulai mebdekatkan tubuhnya, sehingga tercium aroma harum wanita yang memabukan

 



   0 komentar     |        56 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama