Ingat saya
Cover



penulis : Devil
dibuat : Sunday, 07 January 2018 5:20 pm
diubah : 3 bulan yang lalu
vote cerita :
2 votes, average: 4.50 out of 52 votes, average: 4.50 out of 52 votes, average: 4.50 out of 52 votes, average: 4.50 out of 52 votes, average: 4.50 out of 5 (2 votes, rata-rata: 4.50 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

GULALI SENJA

SINOPSIS

Ruly membuka folder foto-foto lawas di laptopnya. Foto-foto itu sebenarnya hasil potret ulang dari lembaran-lembaran asli yang telah menguning dan entah ada di mana sekarang. Foto-foto ketika Ruly balita, bersama Ayah dan Mama, berlanjut ke saat ia sekolah dasar. Di salah satu foto itu, ada Evan dan Ruly yang masih memakai seragam putih merah, tersenyum dengan gigi-gigi ompong ke arah kamera. Tangan-tangan mungil mereka masing-masing memegang kembang gulali merah muda.

                Sepanjang ingatan Ruly, mungkin itulah satu-satunya kenangan manis yang tersisa bersama Evan. Saat itu, Evan adalah seorang anak laki-laki yang manis, dibandingkan dengan tahun-tahun setelahnya. Ruly tiba-tiba teringat sepenggal cerita ketika sekolah dasar dulu.

                “Apa cita-cita Ruly kalau sudah besar nanti?” tanya Ibu Guru di satu pagi yang cerah.

                Ruly kecil menempelkan telunjuknya ke pelipis, berpikir keras. “Aku mau jadi…Dokter! Biar kalau Evan sakit, Ruly bisa sembuhin, Bu Guru.” Katanya, sambil menatap iba perban di pelipis Evan akibat membentur sudut meja. Mereka baru saja berkelahi beberapa menit lalu, dan Ruly merasa bersalah.

                “Kalau kamu, Evan?” tanya Ibu Guru pada Evan yang duduk di sebelah Ruly.

                Mulut Evan manyun. Meski sering berkelahi, tapi Bu Guru tahu Evan dan Ruly bersahabat dengan cara mereka sendiri. “Aku mau jadi teman Ruly, seumur hidup.” Cetus Evan, dengan nada judes. Membuat Bu Guru dan seisi kelas tergelak. Tentu saja hanya Bu Guru yang mengerti apa maksud harfiah dari ‘teman seumur hidup’, bahkan Evan sendiri pun tidak benar-benar tahu.

                Tolong Tuhan, kembalikan Evan yang manis itu ke hidupku, pinta Ruly sungguh-sungguh.



   0 komentar     |        187 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama