Ingat saya
Cover



penulis : Evanasari Harahap
dibuat : Sunday, 28 October 2018 7:36 am
diubah : 2 minggu yang lalu
vote cerita :
0 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 50 votes, average: 0.00 out of 5 (0 votes, rata-rata: 0.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

good night will come back

SINOPSIS

SINOPSIS

Kehidupan setiap orang di muka ini berbeda-beda, ada yang terang-terangan terlihat sangat bahagia begitupun dengan kenyataannya, ada pula sebaliknya hidupnya terlihat menderita dengan keadaan yang selalu menimpanya, tapi ada banyak orang yang tidak tahu kehidupan yang terlihat sangat sempurna dan membuat semua orang iri ketika melihatnya, bahkan sangat berharap memiki kehidupan yang seperti itu, kisah ini menceritakan kehidupan seorang Actor yang terlihat sangat sempurna dan membuat semua orang yang melihatnya merasakan keirian, apalagi dengan penggemar yang selalu menggilainya, tapi siapa sangka tidak semua penggemar selalu mendukungnya dengan sifat iri itu, seorang penggemar bahkan mencoba merusak kesempurnaan yang di milikinya, merasa tidak adil dengan hidup sempurna yang miliki sorang super start itu.

Banyak orang tidak tahu, bahkan sama sekali tidak ada yang tahu bahwa dirinya memiliki jalan hidup miris, bahkan sejak kecil kehidupannya sudah di takdirkan dalam kesengsaraan, hanya saja takdir ketenaran membuatnya terlihat sangat sempurna di mata public, mereka tidak tahu bahwa takdir ketenaran juga membuatnya tersiksa, super star yang bernama Bryan Barrow menjalin hubungan dengan wanita bernama Casse Casara yang sangat membenci kehidupan sosial media karena tragedi yang pernah dia alami akibat dari sosial media, sedangkan kekasihnya hampir 24 jam harus terus berhadapan dengan sosial media karena pekerjaan.

Hubungan mereka bertahan selama belasan tahun dengan ribuan cobaan, putus sudah tidak bisa di hitung berapa kali, pacaran jarak jauh sudah pasti, karena pekerjaan dan pendidikan yang memiliki arah yang berbeda, bahkan wanita bernama Casse itu sudah pernah menjalin hubungan dengan lelaki lain, karena ketidak cocokan dengan kehidupan yang miliki Bryan, tapi setelah kembali ke tanah air pertemuannya dengan Bryan terjalin kembali karena memang pada dasarnya kasih sayangnya hanya tertuju pada lelaki itu, tapi Bryan memang lelaki yang luar biasa apapun yang terjadi dirinya tidak pernah membuka hati untuk wanita lain meski pernah di buat terluka oleh Casse, saat Casse datang kembali padanya dia memahami sepenuhnya apa yang di rasakan kekasihnya, perjalan hubungan mereka tidak pernah berjalan mulus.

Hingga tahun dimana Casse mencoba mengerti dengan segala kehidupan Entertaint yang dimiliki kekasih, Bryan pun meminta kakasihnya untuk menjadi teman seumur hidupnya, perjalanan menuju pernikahan pun di mulai, hingga dari Bunda Bryan yang datang kembali, banyak penggemar yang tidak suka dengan Casse, hingga seseorang yang misterius yang mencoba melukai Bryan melalui Casse.

Casse sempat menyerah dengan cobaan yang menimpa hubungan mereka, meski Bryan berkali-kali meyakinkan kakasihnya, Casse bahkan sempat meminta agar mereka pindah ke negara lain dan menjalani kehidupan sebagai orang biasa di negara lain, kehidupan seorang Actor yang penuh dengan kepura-puraan, sedangkan menyelamatkan nyawa seseorang harus dengan kenyataan, kejujuran dan transparan.

Kisah yang menceritakan bagaimana kehidupan seorang Actor dan perjalanan cintanya dengan kekasih yang bekerja sebagai seorang Dokter.

“ Apaan sih?” kata Casse

“ Gue serius!” kata Bryan.

“ Masa ngelamarnya disini sih?” kata Casse protes.

“ Lo gue telponin enggak di angkat-angkat, kayak anak kecil tau enggak!” katanya dengan nada kesal.

“ Kapan?”

“ Kapan lagi” kata Bryan sewot.

“ Kok jadi lo yang marah sih?” 

“ Jangan-Jangan lo udah ngapus nomor gue lagi.?” Tanya Bryan dengan nada kesal.

“ Enggak!!”

“ Mana coba lihat?” 

Casse mengambil henphone sambil  tertawa, tawa mereka seperti tidak pernah terjadi apa-apa, saat Casse meraih telephone gemgamnya di jas dokternya, mencoba mencari nama Bryan.

“ Sini biar gue yang lihat!” kata Bryan meraih handphone milik Casse.

“ Lo kan enggak tau gue bikin nama lo apa di henpone gue apa?”

“ Gila ya, selama pacaran sama lo baru kali ini gue megang henpon lo.!”

“ Salah lo, kenapa enggak lihat!”

Bryan mengetik nomornya dan mencoba menghubungi nya, agar dia bisa tahu nama apa yang di buat gadis ini untuk nya. Setelah di hubunginya tertera disana nama GUE dengan tanda love, langsung saja Casse tak kuasa menahan tawa.

“ Kok gue sih?” tanya Bryan dengan wajah yang aneh.

“ Terserah gue, henpone henphone gue!” jawab Casse masih dengan wajah tawa.

“ Terus kenapa lo enggak ngangkat telpone gue?” tanya Bryan.

“ Ya, karena gue kesel sama lo!” jawab Casse.

“ Lo yang salah ya,!”

“ Lo nyalahin gue?”

“ Ya waktu itu emang lo yang salah, main pergi aja, mau gue kejar banyak orang, udah gue telpon, gue ke rumah lo, gue ke Apartemen, kemana lo?” tanya Bryan, membuat Casse tertawa.

“ Terserah gue lah! Terus lo ngapain berdua sama dia di ruangan itu,!”

“ Dia siapa, Jenni? Lo kalo cemburu sama yang wajar dikit kek, Jenni lo cemburuin!”

“ Dia suka sama lo!”

“ Dari mana lo tahu?”

“ Dia kan suka nelponin lo, habis itu suka ngomentarin poto lo, iya kan?”

“ Lo kan enggak punya media sosial. Dari mana lo tahu”

“ Kebetulan aja lihat di Intagramnya Laura.”

“ Bilang aja lo ngepoin gue!”

“ Enggak ya, terus itu ngapain dia ngirim potonya dia ke lo?”

“ Ya mana gue tau!”

“  Kesel banget gue, terus kalo lo, emang buat nama gue apa, di henpon lo?” tanya Casse.

“ Nomor lo enggak gue simpan,” kata Bryan, membuat seketika membuat raut wajah Casse berubah. Bryan pun meraih henponnya.

“ Gue tahu!”

“ Iyalah henpon gue sering lo cek!”

“ Gak kerjaan banget!”

“ NIH!!”

“ Haha” Casse langsung tertawa melihat namanya di henpon Bryan. “ Gilak lo, kalo bokap gue lihat gimana?”

“ Bokap lo yang bilang ke gue harus bikin nama ini!” kata Bryan sambil tertawa.

“ Enggak ada, kok lo ganti sih!!” kata Casse sambil tertawa.

Langsung saja Bryan meraih kepala Casse dan memeluk dengan sangat erat, bahkan sampai meringis karena terlalu gemas kepada kekasihnya itu.

“ Sakit bodoh!”

“ Suruh Dion beli makan dulu, laper!” kata Bryan.

Belum sempat Bryan menelpon Dion, Casse menerima panggilan.

“ Gue masih ada kerjaan! 3 jam lagi gue kesini! Sampe lo gerak sedikit pun, gue putusin lo!”

“ Bukannya kita udah putus?”

“ Lo mutusin gue?”

“ Kan lo yang mutusin gue!”

“ Kapan? Kalo kita putus, gue izinin lo mati!” kata Casse membuat Bryan tertawa.

“ HaHa!!”

“ Ohya, kalau polisinya suruh tungguin gue!”

“ Siap buk Doter!”

Sebelum Casse keluar terdengar Bryan memanggil ‘ Love you sayang’ dengan nada pelan tapi jelas Casse bisa mendengarnya Casse pun menjadi dengan jawaban ‘ I konw’.

 

 



   0 komentar     |        44 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama