Ingat saya
Cover



penulis : F. Andrian
dibuat : Friday, 13 October 2017 7:39 pm
diubah : 1 bulan yang lalu
vote cerita :
1 vote, average: 3.00 out of 51 vote, average: 3.00 out of 51 vote, average: 3.00 out of 51 vote, average: 3.00 out of 51 vote, average: 3.00 out of 5 (1 votes, rata-rata: 3.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Berteman

SINOPSIS

            Andrika Dewi Sartika (dia lebih suka dipanggil Anka) , 24 tahun, penuh dengan kepercayaan diri, selalu positif, jarang mengumbar senyum tapi sangat menyenangkan,  memiliki kafenya sendiri (Anka’S), dan teman-teman yang selalu mendukungnya. Perempuan berjilbab dengan warna kulit sawo matang, atau menurut Tira dan Dewi, teman sekaligus sahabatnya sejak awal masuk kuliah, Anka memiliki warna kulit medium. Tapi itu bukanlah masalah utamanya. Andrika, adalah tipikal teman yang sangat sulit marah kepada teman-temannya, tapi ketika Tira dan Dewi mencoba untuk mengenalkannya dengan para lelaki kenalan mereka, Andrika menjadi sedikit tidak suka. Bukan hanya Tira dan Dewi. Tapi, Thomas, Dafa, dan Ila, yang merupakan sahabatnya sejak SMP juga ikut-ikutan menyuruh Andrika untuk segera mencari seseorang (baca: Mr. Right).

            Sejujurnya, Andrika tidak mempermasalahkan perhatian para sahabatnya. Tapi mereka terkadang mengoceh di waktu yang tidak tepat. Disaat Andrika sedang sibuk dengan pembukuan keuangan kafenya, dia benar-benar tidak butuh untuk mendengar ocehan-ocehan Tira dan Dewi. Disaat Tom dan Ila menghabiskan minggu di jakarta dan menyempatkan diri untuk bertemu dengan dia dan Dafa, tidak seharusnya momen untuk kangen-kangenan diisi dengan nasehat-nasehat tentang menjari pacar atau apapun itu.

            Well! Andrika memerlukan waktunya sendiri untuk menenangkan pikiran. Sedikit jauh dengan teman-temannya. Menghindar dari kebisingan. Itu perlu dlakukan sebelum dia akan benar-benar dalam posisi mood yang sangat buruk dan semua staff di Anka’S akan kena imbasnya. Dan mencoba untuk berteman dengan orang baru mungkin ada bagusnya. Tapi bagaiman jika ternyata tujuan Andrika untuk berteman dengan orang ini justru adalah sebuah kesalahan? Yang melunturkan semua kepercayaan dirinya dan positifisme dalam dirinya

 

OK! I know how the story runs. But you don’t. And you have to read this story. Let’s begin!



   0 komentar     |        31 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama