Ingat saya
Cover



penulis : mutiararc_
dibuat : Tuesday, 18 June 2019 1:34 pm
diubah : 1 bulan yang lalu
vote cerita :
1 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 51 vote, average: 5.00 out of 5 (1 votes, rata-rata: 5.00 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

Asma Untuk Althaf

SINOPSIS

Normal
0

false
false
false

EN-US
X-NONE
X-NONE

/* Style Definitions */
table.MsoNormalTable
{mso-style-name:”Table Normal”;
mso-tstyle-rowband-size:0;
mso-tstyle-colband-size:0;
mso-style-noshow:yes;
mso-style-priority:99;
mso-style-parent:””;
mso-padding-alt:0in 5.4pt 0in 5.4pt;
mso-para-margin-top:0in;
mso-para-margin-right:0in;
mso-para-margin-bottom:8.0pt;
mso-para-margin-left:0in;
line-height:107%;
mso-pagination:widow-orphan;
font-size:11.0pt;
font-family:”Calibri”,sans-serif;
mso-ascii-font-family:Calibri;
mso-ascii-theme-font:minor-latin;
mso-hansi-font-family:Calibri;
mso-hansi-theme-font:minor-latin;
mso-bidi-font-family:”Times New Roman”;
mso-bidi-theme-font:minor-bidi;}

Asma untuk Althaf

Sinopsis

“Dia musuhku dalam hal apapun. Dan aku selalu menganggapnya sebagai saingan telakku, tak lebih dari itu.” – Asmara Adiba –

“Dia sudah mengibarkan bendera peperangan sejak pertama kali kami bertemu. Entah mengapa, dia selalu menganggapku musuhnya, dalam segala situasi.” – Althaf Rifqi Abrisam –

Kedua insan yang saling bertolak belakang, namun sayangnya mereka lahir di keluarga yang memiliki hubungan kerabat sangat dekat. Keduanya saling mengenal sejak kecil, namun saling bermusuhan saat itu juga.

Dan entah kesengajaan atau memang takdir, keduanya selalu disatukan dalam satu tempat menimba ilmu, bahkan selalu bersama dalam satu ruang kelas setiap tahunnya!

Mari selami seluk – beluk perjalanan kisah Althaf yang lugu dan Asma yang arogan dengan segala pertikaian seru di antara mereka.



   0 komentar     |        31 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama