Ingat saya
Cover



penulis : Gusti A.P.
dibuat : Saturday, 10 January 2015 5:50 pm
diubah : 3 tahun yang lalu
vote cerita :
23 votes, average: 4.52 out of 523 votes, average: 4.52 out of 523 votes, average: 4.52 out of 523 votes, average: 4.52 out of 523 votes, average: 4.52 out of 5 (23 votes, rata-rata: 4.52 dari 5)
Anda harus masuk untuk memberikan rating cerita ini.
Loading ... Loading ...
  Tag


  Kategori

FrankFurt

ALTAIR

SINOPSIS

 

Altair

 

 

(Apresiasi LiTerAtur milIk Rekan)

 

 

Ya ini, sama sekali bukan naskah novel mengambangku lagi (uhuk! Right at the kokoro). Ini adalah kumpulan review pendek beberapa naskah teman-teman yang sempat kubaca dan kukomen dengan sepenuh hati di web ini (ciyeee…)

 

Tujuannya simple. Sebagai indeks dan promo karya sendiri maupun karya teman-teman yang sudah tergabung dalam aliansi tingkat tinggi (keren kan istilahnya?). Sekalian mencontreng list PR baca yang menghantuiku selama ini. (Buat yang sudah datang ke karyaku tapi belum kukunjungi balik, maaf ya… Kuharap dengan membuat list tertulis ini aku bisa memenuhi janji-janjiku).

 

Aku baru menyadari bahwa cara untuk menikmati sistem di web ini, adalah dengan strategi aliansi. Simple. Berusaha dengan tulus menjalin pertemanan dengan mencermati karya-karya sesama rekan penulis di sini. Biasanya kalau udah ketemu ama tulisan dan penulis yang sreg di hati, aku akan berhenti di lapaknya dan membaca semua bab ceritanya, lalu komen per-bab secara intens. Ini menunjukkan keseriusan bahwa kita mau menikmati karya teman-teman. Bukan hanya sekedar mengejar vote yang semu. Karena bagaimanapun nanti yang memilih adalah para editor. Dan itu sudah berkali-kali ditekankan oleh admin.

 

Dan kalian tahu nggak sih? Kalau skor dan rating nggak cuma ditentukan oleh voting semata? Coba deh kalian bereksperimen J Sedikit banyak aku sudah lumayan mulai mengerti sistem di sini, sehingga sekarang aku bisa lebih menikmatinya. Nggak cuma dihantui vote. Ga tahu juga siii kalau ntar di GWP 3 sistemnya diubah drastis *tehee…

 

Hasilnya… syukurlah, aku nambah banyak teman yang selalu ganti menyemangatiku dan mengoreksi kesalahan-kesalahan di naskahku. Happy  J Mereka juga bersedia menjadi guruku dalam berbagai diskusi soal referensi yang vital bagi karyaku.

 

Di sini tentu saja akan ada ringkasan dan review dari karya-karyaku di sini *narsisnya anak ini. Tapi tentu saja yang paling utama adalah review untuk mengapresiasi karya teman-teman yang sudah kubaca, sekaligus mempromosikan. Aku berharap dengan begini, atmosfer GWP3 atau event-event selanjutnya yang ingin kuikuti dengan serius akan jadi lebih menyenangkan.

 

Oh ya, baca komennya Mbak Alantika di bawah ini, bikin aku jadi perlu meluruskan bahwa, vote dan rate termasuk penting buatku, buat kita semua yang ada di sini. Itu cuma semacam rapor informal di atas layar bahwa karya kita dihargai orang. Sama kayak kita suka dengan banyaknya digit di honor menulis kita (hehehe aamiin).

 

 

Namun, vote nggak mutlak kan? Aku lebih suka dapat banyak teman yang benar-benar mengapresiasi karyaku, jujur mengatakan dimana letak kekurangan naskahku, daripada yang asal tebar bintang dan bilang, “Bagus, vote, main ke naskah aku, kamu harus kasih vote sesuai dengan jumlah vote yang kukasih ke kamu, bye.” (well, yang sempat kualami nggak selugas itu sih, huahaha. Tapi senyelekit itu. Ciyus.)

 

Oy, bagusnya itu karena apa? Jeleknya karena apa? Yaaa, memang sih aku menyadari nggak semua orang mahir mengekspresikan komentarnya. Entah karena takut menyinggung, atau memang nggak biasa aja. Aku punya teman di sini, yang tulisan-tulisannya keren dan udah diterbitkan secara mayor oleh sebuah penerbit besar, tapi setiap aku minta dia kritik naskahku, dia speechless. Tapi dia jujur bilang kalau dia lebih suka karya A daripada karya B. Semacam itu.

 

Nah, tapi ada beberapa orang (ga banyak sih, cuma bisa dihitung satu jari XD) yang hanya menebar pujian semu, mengejar vote, tapi rela musuhan atau menanggapi dengan arogan jika karyanya tidak divote sesuai harapan. Well, semoga kita tidak begitu. Karena sebenarnya, menjadi begitu itu manusiawi sekali. Tapi ya…jangan begitulah. Hahahaha.

 

Aku sudah membuktikannya. Dan sebenarnya nggak sengaja membuktikannya sih. Awalnya aku cuma iseng aja keliling hunting bahan bacaan di sini sambil mendinginkan hati karena frustrasi gara-gara kena downvote. Aku udah sering curhat ini sama beberapa rekan di sini dan juga di blog. Jadi nggak perlu detail ya.

 

Jadi aku transit di beberapa karya. Mulai komen-komen secara serius, eh kok para penulisnya baik? Mau menanggapi dengan rendah hati dan familier. Terjadilah kunjung-mengunjungi dan saling mengamati karya secara intens. Ada ikatan samar yang mulai terjalin, yang kurasakan dengan beberapa penulis di sini. 

 

Aku jadi semangat mengedit karya-karyaku di sini, walaupun GWP2 udah berakhir. Pikirku, audisi naskah di sini kan nggak cuma yang kemarin aja. Pasti bakalan ada lagi. Iseng aku bikin cerita baru: COLD ICE BABY. Yap, itu benar-benar karya yang tercipta secara tidak sengaja. Hasil brainstorming singkat  gara-gara waktu itu aku nggak bisa update RUNEBLOOD SAGA, karena koneksi internet sedang termehek-mehek.

 

Siapa sangka oy, kalau awal bulan pas rank dipublish aku dapat kejutan dari naskah ini? Seneng sih seneng. Tapi aku pucet. Nggak pernah bikin sci-fi. Kalau dihajar kritikus yang bertebaran di sini gimana? Akhirnya bikin kover abal-abal kilat, update sinopsis secara kilat, dan jreng… begitulah. Sekarang aku lagi proses mengedit bab pertama dan konsultasi sana-sini di grup dan dosen soal cyborg (kebetulan ada kenalan dosen IT Binus sih. Dosen matkul AI (artificial intelegence) pula. Mateng dah kena kritik dari awal huahhaa).

 

Namun, aku nggak mau narsis di sini bahwa kejutan dari naskah itu kudapat karena naskah itu sendiri adalah naskah luar biasa, hadiah dari Tuhan Yang Maha Esa bagi dunia sastra *krik… KRIK. NO!

 

Itu semua karena Tuhan, dan juga rekan-rekan penulisku di sini. Aku nggak ngira kalau kegiatan kami saling mengapresiasi di naskah pada akhir Desember sampai awal Januari berpengaruh terhadap peningkatan skor kami dengan signifikan. Hal yang membuka mataku bahwa: VOTING BUKAN DEWA. Yang dewa itu editor… eh, penerbit… eh, pemilik toko buku,  eh, pembeli buku… haiyah XD *JOKING KRIK-KRIK.

 

Dan well, perbuatan baik akan kembali pada pemiliknya. Aku bisa dengan bangga memproklamirkan sekarang, bahwa 6, (ENAM) penulis lain dari Top 10 di awal bulan Januari ini, aku kenal semua. Orang-orang yang secara kebetulan, karya-karyanya menarik perhatianku dan terus kuamati. Mwahahaha…! Hebring. Karena itulah, aliasi tingkat tinggi ternyata sangat menyenangkan. Apalagi kuakui bahwa rekan-rekanku yang nangkring di chart (kaya lagu XD) itu tulisannya matang semua. Dari segi teknis, ide, plot, karakter, referensi, ciri, dan yang paling penting: ATTITUDE. 

 

 

 

Yap, mereka orang-orang yang sangat menyenangkan. Kuharap hadiah mungil tersebut adalah pertanda bagus bagi start karir penulisan kami di 2015. Setidaknya kami sekarang punya api yang membara (hihi kaya api ARUNA), yang menyemangati kami untuk tetap berkarya. Ada sesuatu yang bisa sedikit dibanggakan. Itu manusiawi kan. Apresiasi buat orang-orang seni kayak kita kan bagai darah dan oksigen. We can’t live without them. And we’re always greed, coz we want it more as much as we could get. 

 

Tentu saja, ini baru 10 hari di awal bulan Januari. Para veteran bulan lalu mungkin masih saat ini belum kembali ke kancah persilatan (hiah). Pasti ke depan akan ada banyak kejutan soal naskah dan penulis mana yang mendominasi. Deg-degan nggak sih? Rasanya GWP3 udah dimulai bahkan sejak sekarang. Hahaha.

 

Tentu saja aku nggak cuma berkawan dengan enam dari mereka yang Top 10. Kan kami yudah kenal baik dan saling mengapresiasi sebelum dapat kejutan itu. Sejak jaman susah *krik XD Ada juga kawan-kawan berpotensi yang tersebar di seluruh penjuru jagad GWP ini. Yang karya-karyanya terlalu berharga untuk hanya dihargai hanya dengan vote dan bintang di atas layar. Kuharap lingkaran aliansi tingkat tinggi ini akan terus awet dan membesar seiring dengan berjalannya waktu. Dan anggota lingkaran ini tetap bertahan dan berjaya di jalan hidupnya masing-masing.

 

Ya, inilah cara menikmati kompetisi yang aku tahu, agar tidak terlalu dihantui rasa menang dan kalah: CARI TEMAN. YANG BUANYAK SEKALIAN. Jadi ketika menang, ada yang bertepuk tangan dengan kita (apalagi kalau menang semua hoyeee). Ketika kita kalah, ada yang dengan tulus memotivasi kita agar bangkit kembali.

 

Menulis memang adalah kegiatan yang sunyi dan terasing. Tapi penulis nggak bisa hidup sendirian kan? Coba deh. Mana ada penulis yang nulis halaman ucapan terimakasih di awal bukunya kaya gini:

 

“Terimakasih kuucapkan HANYA kepada diriku sendiri, yang telah menulis buku ini sendiri, mengeditnya sendiri, membuat kovernya sendiri, menjilidnya sendiri, menerbitkannya sendiri, menjualnya sendiri, dan membelinya sendiri. I LOVE MYSELF TO THAT EXTENT! MUACH!”

 

 

Seindie-indie-nya penulis, kayaknya nggak bakalan nulis kaya gitu deh di halaman ucapan terimakasihnya. Artinya apa? Di balik kesuksesan penulis, pasti ada segambreng pasukan pendukung dan rekan seperjuangan yang berjuang di jalan yang sama. Itulah yang mau kutekankan di sini, dengan menulis ALTAIR, dan memproklamirkan berdirinya aliansi tingkat tinggi (hihihi).

 

Jadi anggaplah naskah mungil ini sebagai bentuk apresiasi terhadap rekan-rekanku di sini. Yang sudah membuatku bisa begitu pewe di website ini. 

 

Sebagian besar karya yang akan direview di sini, mungkin sudah kureview langsung di naskah para penulisnya. Mungkin kalau kalian melihat aku bergentayangan dari satu naskah ke naskah dan menebar kritik-komen, kalian akan berpikir, “Ni anak ngapain coba? Naskah sendiri dibiarkan ngambang. Eh main terus ke rumah tetangga. Anak siapa sih?” Hihihi…

 

You know, aku punya impian rahasia untuk menjadi editor (well, sekarang udah nggak jadi rahasia lagi duong). Makanya, naskah-naskah rekan-rekan di sini kujadikan ajang latihan critical reading. Aku berusaha menspot kekurangan dan kelebihan naskah sedetail mungkin. Sambil belajar mengolah kritik dengan bahasa yang santun. Lalu apa yang kupelajari dari mengamati karya rekan itu kuterapkan di editan naskahku sendiri.

 

So… Apakah ada karya teman-teman dalam review di sini? Nantikan postingan review pertama ya J 

 

Btw, gimana sih cara gabung ke aliansi tingkat tinggi?

 

  Simple, tunjukkan passion menulis dan apresiasimu dan jangan jadi pagan pemuja bintang! (hihihi)

 

Oh ya, karena ini bukan naskah novel, tidak di-vote ataupun dikomen pun tidak apa-apa. Kalian bisa menunjukkan apresiasi kalian via PM. Salurkan saja vote dan komen kalian ke naskah-naskah kesepianku yang lain. Huahahaha… Untuk bulan Januari ini terutama di Cold Ice Baby dan Runeblood Saga (baik The Heir of Erilaz dan Return to Mannaz) Oke?  J

 

Karena aku nggak bisa mereview karya-karyaku sendiri dalam waktu dekat T____T, aku promoin di sini aja hehehehe…

 

Ada beberapa karya yang ingin kulanjutkan dengan serius di sini. Ini urutan karyaku sesuai prioritas pengerjaan:

  1. COLD ICE BABY, genre sci-fi, action adventure
  2. RUNEBLOOD SAGA (The Heir of Erilaz, Return to Mannaz), genre dark fantasy, action adventure     
  3. Magic Shop Magic Butterfly, genre children fantasy
  4. OTA-KATA (The Way of Otaku), genre slice of life, reversed-harem, school-life drama. OTA-KATA adalah satu-satunya novel panjang yang kuposting di sini dalam keadaan selesai. Season 2nya, The Long and Windy Road masih dalam proses pengerjaan.
  5. Blood On Your Eyes, genre horor, crime and murder story
  6. Breaking Up With You, genre religious drama story
  7. Bulan Februari nanti aku akan memposting LUX FERRE: Doa Kunang-Kunang Terakhir di Muka Bumi. Cerita ini setingnya kubuat sama dengan COLD ICE BABY (tahun 2079). Genrenya sama-sama sci-fi, tapi sepertinya lebih soft daripada konsep COLD ICE BABY. Dengan memposting LUX FERRE, kuharap proses pembangunan seting alter-Indonesia di tahun 2079 dalam COLD ICE BABY pun juga akan berjalan lancar. CIAO.

 

Ayo bersama ngonthel  (bersepeda) sampai ke GWP 3!!!

 

CIAO

 

Salam Ngonthel

 

ALTAIR

 

(ALiansi persahabaTAn ihIRrrr… LOL)



   114 komentar     |        3,697 views

Untuk melaporkan cerita ini kamu harus masuk dulu.

Tinggalkan komentar

Anda harus masuk untuk meninggalkan komentar


komentar :
rachmah wahyu rachmah wahyu

Altair itu nama bintang kan? Aquila Altair dari rasi bintang summer triangle yang ada di gugus Orion. Haha… nama yang keren…
Aku ikut aliansi!!! hehe… jujur saja aku memang tidak bisa memberikan kritik yang membangun dalam berkomentar karena aku sendiri masih banyak belajar.
Jadi mungkin aku adalah salah satu jenis orang yang meninggalkan komentar bagus tanpa alasan jelas.
Aku sendiri kurang paham naskah sastra yang bagus itu seperti apa. apa komposisi dialog dan naskahnya harus seimbang? apakah penokohannya haru kuat? apakah ide ceritanya harus dasyat? apakah twist alurnya harus rumit? belum lagi masalah diksi dan EYD. Semakin banyak membaca teori penulisan malah semakin bingung. Karena itu mari kita berteman dan saling membagi ilmu ^_^

March 3, 2016, 8:07 am
J4nnno J4nnno

Hheheheh ada adeh.

January 28, 2015, 5:27 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    yo wiz XD

    January 28, 2015, 5:40 pm
    J4nnno J4nnno

    Kapan nihh mau ngomentarin –“

    February 6, 2015, 4:41 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Iyaa… Februari kan masih panjang XD Masih ngomentarin karya satu anggota aliansi dulu (KANON). Baru patroli lagi XD Aku juga masih ngejar deadline lain nih T_T

    Selamat ya πŸ˜€ Pertahankan sampai akhir bulan πŸ˜€

    February 6, 2015, 5:25 pm
aya wijaya ayawijaya

Setelah didorong mulu dan ga dateng2, akhirnya gue mampir nih…

Pas liat judulnya ga tau kenapa gue pikir ini sci-fi soal bintang gemintang gw, trnyata gue salah besarrrr XD
Pas habis baca sinopsis mau milih bab, ngarep deh disitu ada tulisan gue *tampar kulit duren bolak-balik*

Gue setuju deh, emang sangat lebih menyenangkan kalau dapet komentar dari orang yang bener2 udah baca karya kita sepenuh hati lalu mengkoreksi/kasih masukan, ngga cuma sekedar blg bagus ato jelek tanpa alasan, meski ga bisa dipungkiri jg sih, banyak orang yang susah mendeskripsikan kritiknya. Kayak gue misal, kalau baca fiksi gue pasti cenderung lebih konsen ke kontennya, alur ceritanya, penokohannya, dan yang paling penting buat gue (pribadi) adalah cara bertuturnya (meski temanya sederhana, kalau cara bertuturnya memikat, gue pasti betah berlama-lama). Gue mgkn ngga bisa kayak Mba Herlyanti yang sangat detail soal EYD karena gue orangnya rada pikun dan gampang digagal fokuskan kalau lagi berfantasi dengan cerita teman2 semua. Kecuali kalau ada temen nyodorin esai, skripsi, tulisan TA, niat hati mnta dibantuin nulis gw pasti jadi gagal fokus ngoreksi EYD & tanda baca XD.

Eniweiii… ketika menemukan karya yang menarik gue pasti berusaha mengurai kata-kata untuk memberi komentar yang ‘mungkin berguna’ dan ngga menyakitkan karena aslinya gue klo ngomong ceplas ceplos, di forum ky gni kalau gue ngmgnya asal takut jd banyak musuh deh. Hihihihiii…

Semoga nongolnya gue disini, gue juga jadi punya banyak teman nulis, teman kritik, teman berfantasi mengembangkan imajinasi, syukur2 bisa kopdar rame2 *jahahhahahahhahaaa*

Silahkan mampir ketempat gue dan silahkan berkomentar APAPUN bentuknya gue terima dg lapang dada teman-teman…

January 28, 2015, 9:35 am
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Eh ada tamu. Kirain siapa, ternyata Jeng Aya toh XD Hahahaha…

    Iya, di atas juga aku bilang nggak semua orang bisa menjabarkan kritiknya. Jadi yang berkunjung ke tempat dan cuma bilang, “Bagus. Lanjut, Voted, Vote balik.” ya tentu daku apresiasi tho XD kwakwakwawkaawk XD

    Aliansi ini terbentuk karena kegemaran kami saling memenuhi kotak komen dengan apresiasi dan kritik membangun… Soooo begitu deh XD

    Ahahaha…

    Thanks udah mampir ke sini… Ikuti aja terus perkembangan ALTAIR. Siapa tahu ntar karya Jeng Aya dapat giliran direview. Mwahahahah

    Yah, PR baca masih numpuk sih. Belum editing naskah… *hiks… Jadi belum bikin review lagi ><

    Masih memfokuskan mereview karya anggota aliansi yang ngantrinya udah seabrek. Terus karya Senpai buat tribute, baru karya-karya yang udah masuk koleksi *tarik nafas.

    Naskahnya Mbak udah masuk koleksiku kok ahahaha XD

    Jadi, ikuti terus sepak terjang ALTAIR di rimba GWP yak! XD hihihi

    January 28, 2015, 11:55 am
    aya wijaya ayawijaya

    Aisss….. sepertinya dirimu mending jd editor bantuannya GWP deh Mas Gusti, daripada pusing dengan review-koleksi bacaan-ngedit cerita sendiri. Hihihihihi…. Amal lo jd banyak deh, kan itung2 kasih semangat dan masukan positif buat semua orang yang ada disini hihihi…*apa sih gue*

    Oke, gue nungguin nomor antrian gw dipanggil buat review kalo gt

    January 30, 2015, 7:42 am
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Hahaha, sekalian memperluas aliansi gitu, Mbak Aya. Yg aku cari dari aliansi adalah “ikatan” ^_^ Penulis2 yg mau sama2 berjuang di jalur genre masing-masing. Dgn review cerita orang, otomatis orang juga mau ngikutin dan review ceritaku secara lebih intens kan ^_^

    Nulis itu kegiatan sunyi. Dengan punya aliansi rasanya jadi ga seberapa sepi XD

    Aku tetep ngedit cerita sendiri kok. Ini lagi matengin OTA-KATA buat diposting lagi pas Februari ^^

    Hahaha, aamiin. Moga aja GPU buka slot buat editor baru lagi. Ntar aku coba daftar deh^^

    January 30, 2015, 10:23 am
    aya wijaya ayawijaya

    Weekend 2 hr kemarin Mas Gusti tiba2 lenyap dari peredaran lalu nongol lagi di weekday. Kemudian otak intelegen ku yg tak seberapa ini menganalisa. Apa mungkin Ms Gusti sebenarnya adalah editor yg menyamar?
    *tatapan tajam dg mata agak ngelirik2 misterius*

    February 9, 2015, 11:02 am
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Hahaha, silahkan berimajinasi XD Biasanya orang yang imajinasinya tinggi itu intelejensinya juga tinggi kok XD

    February 9, 2015, 12:22 pm
Monica Anggen

Hai… hai… salam kenal, Mas Gusti.
Baca tulisan di sini bikin gimana gitu. Sepertinya aku bakal nangkring di kisah-kisahmu yang lain loh.

Masukin semua dulu ke daftar koleksi ni. Maklum aku baru di dunia antah berantah ini jadi harus banyak baca buat referensi… hehehe

January 27, 2015, 3:59 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Halo Mbak Monica :) Salam kenal juga.

    Ahahaha, terimakasih. Aku tunggu kritiknya ya. Mulai Februari aku akan berusaha meremake dan mengedit cerita-ceritaku di sini :)

    Selamat datang di Rimba GWP XD

    January 27, 2015, 4:57 pm
A-List A-List

Halo Mas Gusti,

Salam kenal :)
Belum pernah baca tulisan mas gusti, karena aku juga baru di sini. Tapi kayanya bakal nangkring di beberapa naskah Mas.

Tapi lihat postingan di sini jadi ikutan semangat. Semoga semangatnya bisa nular ke aku nih untuk ikut GWP 3 nanti.

Hihi.

January 23, 2015, 5:59 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Halo A XD Selamat datang di Rimba GWP XD

    Boleh, saya tunggu kritiknya ya?

    Sip! Senang banyak yang membara karena postingan ini. SEMANGAT! Habis GWP2, masih ada jalur reguler. Temenku udah nanya admin di twitter. Naskah2 yg diposting di sini bisa dikirim langsung hardcopynya ke GPU dan anak2 perusahaannya (tapi jangan ke penerbit lain dulu XD Hehehe)

    Masih ada event2 lain seperti Kampus Fiksi dan Ubid Writer. FIGHT-O!

    January 23, 2015, 6:45 pm
    ANOMALI trisnayantip

    aku baru baca dan voted terus ngakak ada yang sapa ‘mas Gusti’ upsss maaf bocor *ngacir

    January 24, 2015, 10:09 am
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Sssst! Diam kau, Pop! XD

    January 24, 2015, 10:22 am
    Protoss Protoss

    Mau ngomen juga masalah mas gusti, tpi udah keduluan, gk jadi deh XD

    waks waks waks (makanya pke avatar yg rada feminin gituu / cross dressing skalian) mwahaha

    February 11, 2015, 5:11 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Feminin? Emang kau kira aku bencong? XD

    Sssst! Jangan bocor-bocor di sini XD Gimana? Habis baca di atas, mau gabung sama aliansi? πŸ˜€

    Anggota di sana ada… hmmm… tiga yang tertarik ama sci-fi juga kok πŸ˜€

    February 11, 2015, 8:48 pm
Dimas Joko Dimas Joko

Menurut hemat sy, kekuatan yanti berada pd ide yg unik dan warna lokal yg kental. Mg bs bersua kelak agar bs diskusi. Numpang komen ya mas Gusti.

January 21, 2015, 3:24 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Kita sepakat, Mas. Soal potensinya Mbak Herly πŸ˜€

    Semoga aliansi ini bisa menyerap ilmu dari Mas Dimas juga πŸ˜€

    Terimakasih sudah berkunjung kemari, Mas πŸ˜€

    January 22, 2015, 8:37 pm
Dimas Joko Dimas Joko

Sy suka dgn semangat km, Gusti :-)

Mau dong karya sy ikut dibedah. Sy butuh masukan dan kritik membangun. Terimakasih.

January 21, 2015, 3:16 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Hehehe, terimakasih untuk apresiasinya Mas Dimas πŸ˜€

    Waa suatu kehormatan diminta review karya seorang kritikus hehehe… Akan saya usahakan, Mas πŸ˜€ Masuk Tribute Review nanti XD

    Semoga saya bisa konsisten mereview karya rekan sekaligus update karya hehehe

    January 22, 2015, 8:26 pm
J4nnno J4nnno

Gwp3, uh ah uh ah mesti matengin naskah. Revisi-revisi; mengaca dari top 30.

January 20, 2015, 8:08 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    GREAT! Aliansi sudah panas duluan nih XD

    January 21, 2015, 2:10 am
    J4nnno J4nnno

    Ayo mampir

    January 25, 2015, 7:20 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    udah diperbarui kah?

    January 26, 2015, 2:29 am
    J4nnno J4nnno

    Udah di delete lagi malah.
    Mau save as draft aja :)

    January 27, 2015, 11:11 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Ati2 lho ntar jadi never ending editing XD

    January 28, 2015, 5:59 am
Alantika Putri Alantika Putri

Ini akunya yang penakut atau Gusti dan mbak Her yang pinter nyusun kalimat serem atau emang si ogoh-ogohnya serem. Aku merinding bacanya. Huh.

Nice review, Gusti. XD

January 19, 2015, 1:56 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    maybe both? XD

    Thanks, tapi ini nanti kayake kudu diketik ulang secara manual. Abis berantakan beud T___T *gimana sih biar abis kopas dari word ga berantakan? Aku udah coba kopas ke wordpad lho. Kalau ke note pad aku ga mau coz variasi fontnya bisa berubah drastis T___T

    January 19, 2015, 2:23 pm
    Alantika Putri Alantika Putri

    Nah itu, selama ini juga problemku juga itu. Suka berantakan kalo abis copas dari word. :(

    jadi harus dirapiin lagi pas mau posting. Hiks

    January 19, 2015, 3:19 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Aih, aku nyoba tanya ama admin di twitter sih. Mbak udah nyoba tanya admin via PM?

    January 19, 2015, 4:02 pm
    J4nnno J4nnno

    Tips nya, setelah paste di kotak dialognya, langsung simpan. Jangan di edit edit satu huruf pun atau langsung ditayangkan.
    Setelah di simpan, baru deh diedit html yg munculβ€”karena copast.

    January 19, 2015, 8:12 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Eh? Iya kayak gitu? Setelah ditayangkan baru diedit ya? @_@ Hmm…

    January 19, 2015, 9:14 pm
    J4nnno J4nnno

    Simpan di konsep, edit, baru tayangkan –“

    January 19, 2015, 10:37 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    oke, konsep, edit, tayangkan. Thanks ^_^

    January 20, 2015, 12:05 am
    Alantika Putri Alantika Putri

    Hee… aku jarang hubungi admin. aku pemalu… *aih… Hehehehe

    January 20, 2015, 11:05 am
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    -_____- *btw katanya mau baca OTA-KATA lagi? XD

    January 20, 2015, 11:21 am
    J4nnno J4nnno

    Kecuali kalau font nya di bikin Verdana, itu bebas edit. Bisa copast sesuka hati.

    January 20, 2015, 12:19 pm
    Gusti A.P. Gusti A.P.

    Aku ga suka verdana .____.

    January 20, 2015, 12:22 pm
1 2

  
Powered by Gramedia Pustaka Utama